Main Menu

Penting

Calendar

August 2019
S M T W T F S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Taman Alam Lumbini [Updated]

Ven. Zurmang Drukpa Rinpoche IV telah selesai meresmikan Shwedagon Pagoda di Taman Alam Lumbini - Brastagi, Medan. Acara yang berlangsung pada tanggal 30 - 31 Oktober 2010 telah diikuti oleh ribuan bhante, bhiksu serta lama dari aliran Theravada, Mahayana serta Tantrayana. Umat yang hadir mengikuti acara ini mencapai sekitar lima ribu orang, dan tercatat dalam rekor Muri.

 

Shwedagon pagoda memiliki tinggi 38,6 m (tanpa puncak payung emas) dan jika diukur termasuk payung emasnya, maka tinggi pagoda adalah sekitar 45 m dan tercatat dalam rekor Muri.

Dalam acara ini, hadir berbagai pemimpin agama dari ketiga aliran agama Buddha, yang masing-masing memberikan wakilnya dalam meresmikan pagoda terbesar kedua di seluruh dunia ini (setelah pagoda Swedagon di Birma). Ven. Zurmang Drukpa Rinpoche IV mendapat kehormatan sebagai wakil dari aliran Vajrayana (Tantrayana) dalam memimpin acara peresmian ini.

Selain Ven. Zurmang Drukpa Rinpoche IV, pimpinan dari aliran lain yang ikut meresmikan adalah : Hai Tao FaSe, wakil dari Birma, Korea dan Jepang. Hari pertama diisi dengan pemasangan pelita di depan rupang Buddha, yang diwakili oleh kelima pimpinan agama tersebut. Pada siang harinya, sekitar jam 15.30, diadakan doa bersama dari 3 aliran agama Buddha : Theravada, Mahayana & Vajrayana. Doa secara aliran Vajrayana dipimpin oleh Drukpa Rinpoche dari Zurmang Kagyud.

Acara yang dihadiri oleh bhante, bhiksu, lama, khenpo dari berbagai negara ini berjumlah sekitar 1700 orang, di antaranya dari : Birma, Thailand, Korea, Jepang, Vietnam, China, Taiwan, HongKong, Singapore, Malaysia, Indonesia, Tibet, Bhutan, Nepal, India, Bangladesh, Sri lanka, Kamboja, Laos, Inggris, USA, Canada, Prancis, Uganda, serta berbagai negara lainnya. Muri mencatat replika pagoda Swedagon ini sebagai pagoda terbesar di Indonesia, serta mencatat rekor umat & bhante, bhiksu, lama terbesar yang hadir dalam suatu acara agama Buddha.

Pada hari kedua dari acara, Drukpa Rinpoche memberikan cindera mata kepada Bapak Tongariodjo Angkasa berupa Thangka dan Sadana Lengkap.

Hadir dalam acara ini berbagai pemuka agama (seperti Hai Tao Fa Se), pemuka masyarakat & wakil pemerintah ( menteri agama, gubernur, walikota, dll ), serta umat dari berbagai golongan dan daerah, tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara. Hadir pula dalam acara ini : Thek Chok Rinpoche (putra Zurmang Tenga Rinpoche), Gaden Rinpoche (Gelugpa), beberapa Rinpoche dari Karma Kagyud, serta puluhan khenpo, lama dan ani dari Zurmang Kagyud & Karma Kagyud.

 

Beberapa photo yang diambil saat acara ini dapat dilihat di bawah ini :